<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-33144431</id><updated>2011-07-28T18:19:30.837-07:00</updated><title type='text'>Jakarta oh Jakarta</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ervan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10043300566113184435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33144431.post-115805805568017151</id><published>2006-09-12T03:31:00.000-07:00</published><updated>2006-09-12T03:47:35.740-07:00</updated><title type='text'>2014, Jakarta Macet Total</title><content type='html'>Jakarta macet total 2014, itu isi salah satu  berita di majalah Tempo edisi terbaru. Bayangkan, nanti untuk ngeluarin mobil atau motor dari garasi aja mungkin sudah gak bisa, karena jalanan sudah penuh sama mobil dan motor. Ngeri sekaleeee. Hitungan itu bisa saja benar. Coba aja lihat statistik mengerikan yang gw kutip dari majalah Tempo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2004, jumlah mobil di Jakarta sebanyak 2 juta unit. Nah 10 tahun lagi alias tahun 2014 jumlahnya bakal sampai 3 juta unit. Asumsinya, satu mobil butuh 15 meter persegi. Jadi luas seluruh ruas jalan di Jakarta yang hanya 45 juta meter persegi bakal habis...bis...tanpa sisa. Jumlah ini belum ditambah jumlah sepeda motor yang tahun lalu aja sekitar 2,5 juta unit. Salah satunya motor gue....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemacetan ini masih ditambah dengan ratusan ribu mobil yang tiap hari masuk ke Jakarta dari Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor. Kemacetan ini gak hanya bikin orang Jakarta tua di jalan tapi bikin kerugian luar biasa. Sekali lagi kalkulasi Tempo, kerugian akibat kemacetan di Jakarta tiap tahun sebesar Rp 10,4 triliun, selisih dikit sama APBD Jakarta yang 12,7 triliun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, pemerintah Jakarta getol meramu obat kemacetan ini. Salah satunya jalur Busway yang sedang dibuat hingga tujuh koridor, nantinya 15 koridor. Terus rencana monorel yang nyaris batal karena nyaris gak dapat utangan. Terus kalau lancar akhir tahun depan subway alias kereta bawah tanah akan dibangun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue sebagai satu dari 8,3 juta penduduk Jakarta, berharap obat ini bener-bener manjur. Sebab, kalau nggak maka gue berencana untuk meninggalkan Jakarta dan pindah ke kota lain yang aman dari kemacetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, kalau 2014 Jakarta bener-bener macet total, berarti gue bisa-bisa harus jalan kaki kemana-mana. Dan seluruh ruas jalan di Jakarta jadi lapangan parkir terbesar di dunia karena jutaan mobil gak bisa bergerak dan gak bisa diparkir di rumah. Tapi keuntungannya, udara Jakarta jadi bersih, setidaknya program langit biru Jakarta bisa tercapai 2014 nanti. Blessing in disguise.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33144431-115805805568017151?l=jakarta-ervan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/feeds/115805805568017151/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=33144431&amp;postID=115805805568017151' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115805805568017151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115805805568017151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/2006/09/2014-jakarta-macet-total.html' title='2014, Jakarta Macet Total'/><author><name>ervan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10043300566113184435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33144431.post-115769387446102747</id><published>2006-09-07T22:10:00.000-07:00</published><updated>2006-09-07T22:37:54.573-07:00</updated><title type='text'>Seandainya Munir Kaya</title><content type='html'>Sebenernya gue niat posting ini kemaren pas dua tahun kematian Cak Munir, aktivis HAM yang meninggal akibat diracun dalam perjalanan ke Belanda. Tapi karena kemaren gue ngikutin arak-arakan pendukung Munir dari Tugu Proklamasi ke Mabes Polri jadinya cape gak ketulungan dan akhirnya lupa posting.  Tapi lebih baik terlambat daripada nggak sama sekali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara pribadi gue sih gak kenal sama Munir, atau Suciwati atau orang-orang Kontras lainnya. Tapi bagaimanapun, Munir dikenal karena sepak terjangnya yang kadang terlalu berani untuk ukuran orang paling berani sekalipun. Mungkin Munir sudah memperhitungkan risikonya, tapi yang gak terbayang adalah dia dibunuh di dalam pesawat terbang. Canggih betul....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di peringatan dua tahun Munir, 7 September 2006, 500-an orang berkumpul di Tugu Proklamasi, mengenakan seragam kaus bertuliskan Dibunuh karena Benar. Bagi para aktivis HAM dan korban kekerasan, apa yang diperjuangkan Munir adalah sebuah kebenaran dan dia dibunuh karena memperjuangkan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, saat Munir meninggal, hanya ironi yang ditinggalkannya.  Pengadilan hanya menghukum Pollycarpus sang kaki tangan. Padahal dalam sidang vonis Pollycarpus, majelis hakim berkali-kali menyebut nama Muchdi PR, mantan salah satu petinggi Badan Intelijen Negara dalam berkas-berkas peradilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut berkas-berkas itu, Muchdi berpuluh kali bertelepon ria dengan Pollycarpus sebelum kematian Munir. Dengan menyebut nama Muchdi di acara persidangan, banyak yang berharap polisi akan mengusut kembali kasus ini melalui Muchdi. Tapi apa daya, polisi tak melakukan apapun dan kasus Munir kembali gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolri Jenderal Sutanto hanya bisa mengatakan polisi tak berdaya membongkar dalang pembunuh Munir karena Pollycarpus enggan buka mulut. Masa polisi hanya nunggu Pollycarpus buka mulut? Gimana kalau si Polly ini buka mulut 20 tahun dari sekarang atau menjelang ajal dia? Kan percuma...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Munir, hanya satu dari jutaan keanehan di negeri ini. Indonesia adalah negeri anomali. Pejuang diabaikan, penjahat dielu-elukan dan bisa hidup nyaman di negeri ini. Misalnya, Aburizal Bakrie yang Menko Kesra dan orang terkaya keenam di Indonesia. Kekayaannya sesuai sumber KPK adalah Rp 1,190 triliun.  Namun, Forbes menulis Rp 1,329 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan angka ini membuat semua institusi negeri ini kebakaran jenggot. Dirjen Pajak akan meneliti pembayaran pajak bos Bakrie Brothers. Sementara KPK akan meneliti ulang kekayaan Ical. Tapi, yang diaulat menjadi orang terkaya keenam ini hanya santai-santai saja. Sebab, mungkin Ical tahu bagaimanapun dia akan lolos dari segala jerat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga halnya dengan orang terkaya nomor wahid Sukato Tanoto yang kabarnya punya utang Rp 5,4 triliun kepada Bank Mandiri. Bos Bank Mandiri sudah mendesak orang kaya ini untuk mempercepat pembayaran utangnya. Toh, kalau utang dibayar Sukanto Tanoto gak bakal akan jatuh miskin. Paling melorot aja dari nomor satu ke nomor dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi nampaknya, dua orang ini tetap akan lenggang kangkung saja dan masalah-masalah seputar kekayaan mereka bakal lenyap begitu saja. Uang memang bisa berbicara banyak di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke Munir. Semua orang tahu Munir pasti gak punya uang sebanyak Ical atau Sukanto Tanoto. Mungkin kekayaan Munir bahkan gak akan mencapai ratusan juta.  Nah, inilah kesalahan Munir, yaitu menjadi orang benar dan miskin. Di negeri ini orang benar dan miskin sudah bisa dipastikan kalah, meskipun mereka benar 1000 bahkan sejuta persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya Munir kaya raya, punya kekayaan triliunan rupiah, kematiannya di dalam pesawat Garuda Indonesia pasti diusut sebenar-benarnya. Kepolisian pasti kerahkan seluruh kekuatannya, bahkan kalau perlu Kapolri sendiri yang turun tangan. Mungkin, jika Munir orang kaya, Pollycarpus sudah ditemani Muchdi PR di selnya. Dan masih banyak andai lain jika Munir kaya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, Munir miskin dan jujur. Sayangnya, Munir gak bisa dipaksa untuk kaya atau tidak jujur. Sayangnya, yang kaya Ical dan Sukanto Tanoto.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33144431-115769387446102747?l=jakarta-ervan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/feeds/115769387446102747/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=33144431&amp;postID=115769387446102747' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115769387446102747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115769387446102747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/2006/09/seandainya-munir-kaya.html' title='Seandainya Munir Kaya'/><author><name>ervan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10043300566113184435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33144431.post-115710968145016768</id><published>2006-09-01T04:04:00.000-07:00</published><updated>2006-09-01T04:21:22.626-07:00</updated><title type='text'>Indonesia Masih Jajah Timor Leste</title><content type='html'>Baru-baru ini, seorang kawan baru saja kembali dari Timor Leste. Kawan ini meliput suasana negeri termuda di dunia itu pasca kerusuhan dan dalam suasana tujuh tahun referendum. Lumaya juga sang kawan ini berhasil ketemu Mari Alkatiri dan melihat-lihat sebagian wajah negeri yang pernah jadi provinsi RI ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu dia kembali ke Jakarta, yang pertama kali gue tanyakan adalah oleh-oleh. Gue minta kaus yang ada gambar Xanana Gusmao. Sayangnya gak ada yang jual di Dili sehingga sebagai ganti dia bawain gue bendera Timor Leste, lumayan buat hiasan dinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang seru adalah ceritanya soal negeri yang menempati sisi timur pulau Timor itu. Timor Leste, khususnya Dili, menurut kisah si kawan ini sangat miskin. Gak terlihat kemajuan apapun setelah tujuh tahun merdeka dari cengkeraman Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dili, sebagai ibukota, sangat sepi. Gak usah dibandingkan dengan Jakarta yang jelas bagusan Jakarta ke mana-mana. Mungkin, dengan Sidoarjo yang sekarang kelelep lumpur aja masih lebih rame Sidoarjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Dili, gak ada yang namanya hiburan seperti bioskop, kafe -- selain di hotel, atau tempat dugem seperti di Jakarta. Jadi, orang-orang kaya Dili kalau plesir atau cari hiburan larinya ke Bali. Gak heran ada penerbangan reguler sekali setiap hari yang melayani rute Denpasar-Dili, dan hebatnya pesawat selalu penuh terisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, judul posting ini Indonesia masih jajah Timor Leste. Kelihatannya kok seperti agak ketus. Tapi kenyataannya begitu. Contohnya ya itu, kalau cari hiburan harus ke Bali atau Surabaya. Apa itu artinya gak 'dijajah' Indonesia meski tak ada seorangpun tentara Indonesia di negerinya Om Xanana ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau contoh lain? Kawan gue ini berkeliling Dili bersama seorang pemandu. Dia tanya apa makanan khas orang Timor Leste. Si pemandu, yang orang lokal, malah bingung. Sebab, di seantero kota Dili justru tak ditemukan satupun makanan yang khas negeri mungil ini. Yang mudah ditemukan justru warung Padang, warung nasi yang pedagangnya orang Surabaya, pokoknya makanan Indonesia menjadi 'raja' di Dili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi sebagian besar pemuda Dili dulu bersekolah atau kuliah di Indonesia, sehingga mereka justru familier dengan makanan Indonesia, seperti nasi campur atau nasi rames. Penjajahan Indonesia di Timor Leste belum selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pantai, yang menjadi tempat hiburan favorit warga Dili, kawan gue ini jalan-jalan. Dan, kawan gue ini begitu kaget, bercampur kagum saat mendengar seorang anak kecil menyanyikan lagu Samsons. Walah.....dan lebih kaget lagi saat mendengar konser Peter Pan di Dili layaknya konser Metalica di Jakarta yang diserbu penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi yang mengagetkan adalah saat timnas PSSI melakukan pertandingan persahabatan dengan timnas Timor Leste. Stadion Dili penuh sesak orang ingin melihat aksi bintang-bintang lapangan Indonesia. Gimana kalau Italia atau Prancis atau Brasil yang main? Bisa seluruh orang Timor Leste tumplek di Dili....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai mendengar cerita dari kawan itu soal Dili, jadi ingin melihat Timor Leste dengan mata kepala sendiri dan mendengarkan anak-anak menyanyikan lagu Samsons di Pantai Dili. Aku adalah lelaki......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33144431-115710968145016768?l=jakarta-ervan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/feeds/115710968145016768/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=33144431&amp;postID=115710968145016768' title='16 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115710968145016768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115710968145016768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/2006/09/indonesia-masih-jajah-timor-leste.html' title='Indonesia Masih Jajah Timor Leste'/><author><name>ervan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10043300566113184435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33144431.post-115701905690210207</id><published>2006-08-31T01:54:00.000-07:00</published><updated>2006-08-31T03:10:57.010-07:00</updated><title type='text'>Eksekusi Idol</title><content type='html'>Polemik hukuman mati masih perlu atau tidak di Indonesia sebenarnya gak perlu terjadi. Sekarang ini, banyak silang pendapat soal perlu atau nggaknya hukuman mati untuk seorang terhukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, hukuman mati Amrozi, Imam Samudera berkembang jadi pro kontra. Padahal, pengadilan memutuskan Amrozi dkk terbukti secara sah menjadi pelaku dan terlibat aksi brutal itu. Tapi tetep aja ada yang mempolemikkan masalah ini, misalnya mengatakan hanya Tuhan yang berhak mencabut nyawa seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen begini pasti bikin orang Bali gatel pingin nampar yang ngomong itu. Sebab, gara-gara Amrozi dkk, industri wisata di Bali sempet anjlok dan membuat ribuan orang menurun bahkan hilang pendapatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi muncul pro kontra lagi. Orang Bali, terutama yang jadi korban bom pingin mereka segera dieksekusi. Tapi, tim pembela Amrozi dkk, keluarga mereka juga orang-orang yang sepandangan tentu berpendapat berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang muncul lagi masalah hukuman mati untuk Fabianus Tibo, Dominggus da Silva, dan Marinus Riwu. Ketiga orang ini dianggap menjadi otak kerusuhan Poso jilid III tahun 2000 lalu. Ketiga orang ini beserta tim pengacaranya tentu berusaha sekeras mungkin agar tidak perlu berhadapan dengan regu tembak. Mereka tentu ingin hidup....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ini jadi polemik lagi. Satu kelompok menginginkan Tibo cs dihukum secepatnya. Namun, kelompok lain, terutama yang sekampung dengan Tobo di NTT, meminta agar Presiden memberi grasi. Mereka mengancam jika Tibo cs dieksekusi, maka NTT akan memisahkan diri. Wah...segawat itukah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya gak jadi polemik, gimana kalau meniru gaya Indonesian Idol? Kumpulkan saja para terpidana mati di televisi. Minta mereka memberikan pembelaan yang meyakinkan ke seluruh rakyat Indonesia. Keputusannya, jika rakyat berkenan maka SMS akan dikirim untuk menentukan siapa yang harus dieksekusi. Ide menarik kan...sekaligus sadis......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara ini mungkin bisa mengurangi polemik atau pro kontra. Sebab siapapun yang bebas atau siapapun yang dieksekusi adalah pilihan rakyat bukan pilihan politikus....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33144431-115701905690210207?l=jakarta-ervan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/feeds/115701905690210207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=33144431&amp;postID=115701905690210207' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115701905690210207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115701905690210207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/2006/08/eksekusi-idol.html' title='Eksekusi Idol'/><author><name>ervan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10043300566113184435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33144431.post-115693539872299808</id><published>2006-08-30T03:35:00.000-07:00</published><updated>2006-08-30T03:56:38.806-07:00</updated><title type='text'>Pilih Presiden Lewat SMS</title><content type='html'>Melihat final Indonesian Idol yang dimenangkan Ihsan dari Medan, mengalahkan Dirly dari Manado membuat gue memikirkan hal lain. Bisa nggak ya pemilihan melalui SMS seperti itu digunakan untuk hal lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya apakah bisa di masa depan pemilihan presiden atau anggota DPR yang terhormat itu bisa dilakukan lewat SMS.  Apalagi antusiasme orang ikut pemilu semakin berkurang tak hanya karena sebal atau gak kenal dengan orang yang harus dipilih, tapi lebih karena malas ngantre di TPS-TPS untuk hal yang gak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau misalnya tahun 2009, pemilihan umum dilakukan lewat SMS banyak keuntungannya bagi negara dan rakyat. Apa saja keuntungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Biaya pemilu suka atau tidak sangat mahal. Untuk bikin TPS, kartu suara, kotak suara, tinta, bayar petugas, menggaji anggota KPU, distribusi logistik pemilu dll. Dengan SMS, biaya yang dikeluarkan paling cuma iklan di tivi, koran atau baliho yang memberitahu pemilu tahun ini cukup lewat SMS. Kirim nama pilihan Anda ke nomor XXXX harga 500/SMS. Murah kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pemilih juga akan senang menggunakan SMS apalagi jika pemilihan presiden diformat seperti Indonesian Idol. Ada audisi, terus babak spektakuler lengkap dengan juri, pembawa acara dan babak eliminasi. Selain bagus untuk hiburan juga bisa mengajarkan politik lewat cara yang santai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tak perlu lagi ada KPU sehingga akan mengurangi kemungkinan manusia Indonesia yang dipenjara karena korupsi.  Apanya yang dikorupsi karena uang dari SMS akan dibagi penyedia jaringan dan sisanya langsung masuk kas negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Untuk rakyat jelas sangat menguntungkan karena gak perlu bangun pagi untuk ke TPS. Gak perlu jarinya berwarna biru beberapa hari karena tinta yang super kuat, gak perlu lagi ongkos berangkat ke TPS dan banyak lagi (belum kepikir keuntungan lainnya...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengurangi kemungkinan &lt;em&gt;money politics. &lt;/em&gt;Sebab sangat tidak mungkin kandidat atau partai yang mengusung si kandidat membagikan vocer telepon ke semua orang. Boros banget, sebelum jadi presiden sudah langsung bangkrut. Paling yang disogok cuma juri aja....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mungkin perlu diusulkan ke stasiun televisi yang berniat menggelar Presiden Idol. Sebab, pasti iklan akan sangat banyak belum lagi kucuran dana dari parpol dan kandidatnya.....Pokoknya memilih Presiden lewat SMS akan sangat menguntungkan bagi negara, rakyat, dan televisi swasta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33144431-115693539872299808?l=jakarta-ervan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/feeds/115693539872299808/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=33144431&amp;postID=115693539872299808' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115693539872299808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115693539872299808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/2006/08/pilih-presiden-lewat-sms.html' title='Pilih Presiden Lewat SMS'/><author><name>ervan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10043300566113184435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33144431.post-115693008196788423</id><published>2006-08-30T02:03:00.000-07:00</published><updated>2006-08-30T02:28:02.070-07:00</updated><title type='text'>SBY Bakal Lama Memerintah?</title><content type='html'>Sepanjang sejarah Indonesia, baru dua orang yang mampu bertahan lama sebagai penguasa tertinggi negeri ini alias presiden. Pertama adalah Ir Soekarno yang menjabat presiden sejak 1945-1967 sebelum "digulingkan" Soeharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, yang menggulingkan Soekarno ini, yaitu Soeharto menjadi orang terlama yang berkuasa di Indonesia yaitu selama 32 tahun. Tapi kok rekor ini gak masuk Museum rekor Indonesia? The Smiling General ini digulingkan gerakan mahasiswa 1998 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga orang penggantinya yaitu Habibie, Gus Dur dan Megawati hanya memerintah seumur jagung. Apa penyebabnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak teori yang dimunculkan, Soekarno misalnya memang penuh wibawa dan memiliki pengikut yang setia. Sementara Soeharto diyakini karena dia ahli strategi sehingga mampu memelihara kawan dan menghancurkan potensi musuh di masa depan untuk melanggengkan kekuasaannya. Apalagi, Soeharto memiliki mesin politik super canggih yaitu Golkar yang kini mencanangkan diri sebagai Golkar Baru....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada teori yang lebih masuk akal dan cocok untuk Indonesia yang dipenuhi kepercayaan mistik dan klenik. Apa itu? Teori ini datang dari seorang teman, wartawan sebuah radio di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw bertemu dengan kawan ini di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang saat itu akan memberikan putusannya untuk Theo F Toemion. Menunggu hakim membacakan vonis adalah pekerjaan yang membosankan apalagi majelis hakim membacakan berlembar-lembar pertimbangan yang membuat kepala pening tujuh keliling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saat berbincang dengan sesama teman wartawan, muncul teori ini. Kawan ini bilang, Soekarno dan Soeharto bisa langgeng berkuasa karena asal usul ayah mereka tidak jelas. Sederhananya, siapa bapak kedua tokoh besar ini memang kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya gue gak percaya. Tapi kawan in dengan sigap mengeluarkan argumentasinya. Dia mengatakan tak ada sepotongpun fakta yang bisa memastikan siapa ayah kandung Soekarno atau Soeharto. Banyak teori yang coba menyingkap misteri ayah kedua orang ini namun tetap tak ada jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melanjutkan dengan teorinya, Habibie jelas bapaknya adalah seorang pengusaha di Sulawesi Selatan. Gus Dur juga demikian, apalagi Megawati yang bapaknya adalah Soekarno yang bapaknya gak jelas itu.  Hasilnya, Habibie, Gus Dur dan Megawati gak bisa lama-lama tinggal di Istana Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena gak punya argumen balasan, gw hanya bisa membenarkan teori ini. Ternyata, teori ini belum selesai. Kawan ini berkata SBY nampaknya bakal lama berkuasa karena ternyata bapaknya juga gak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah SBY hanya dikatakan pernah menjabat Danramil di Pacitan, kota kelahiran SBY, sebelum bercerai dengan ibundanya. Siapa sang Danramil ini, belum jelas benar namanya. Nah, lanjut sang kawan, ini artinya SBY bakal berkuasa lama sehingga yang tak suka dengan Jusuf Kalla bisa berlega hati karena SBY belum akan jatuh pada 2009 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar teori aneh bin ajaib ini, gw berfikir apakah Fidel Castro juga bapaknya gak jelas? Atau Mahatir Muhammad, Lee Kuan Yew, Presiden Marcos atau bahkan RT di kampung gue yang gak ganti-ganti padahal banyak RT lain yang sudah lengeser keprabon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan lain, jangan pernah meremehkan orang yang bapaknya gak jelas. Siapa tahu dia bakal jadi presiden.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33144431-115693008196788423?l=jakarta-ervan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/feeds/115693008196788423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=33144431&amp;postID=115693008196788423' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115693008196788423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115693008196788423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/2006/08/sby-bakal-lama-memerintah.html' title='SBY Bakal Lama Memerintah?'/><author><name>ervan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10043300566113184435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33144431.post-115632371332146158</id><published>2006-08-23T01:45:00.000-07:00</published><updated>2006-08-23T02:01:54.603-07:00</updated><title type='text'>Flu Manusia di Planet Ayam</title><content type='html'>Salah satu bencana yang paling sulit dihentikan sekarang adalah penyebaran flu burung di Indonesia. Setelah kasus cluster di Tanah Karo, Sumatera Utara muncul lagi kasus serupa di Garut, Jawa Barat dan lagi-lagi di Sumatera Utara.  Ternyata manusia yang perkasa, ciptaan Tuhan paling sempurna, memiliki akal budi dan inovasi tak kuasa menghadapi penyakit milik para unggas itu. Atau apakah kini manusia termasuk dalam keluarga unggas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue selalu percaya, Tuhan tidak hanya menciptakan Bumi yang memiliki kehidupan di dalamnya. Jika hanya Bumi, betapa isengnya Tuhan karena menciptakan alam semesta tak berbatas tapi hanya Bumi yang diisi manusia. Amerika sudah mengirim Voyager untuk mengarungi semesta dan berharap bertemu kehidupan lain. Tapi ternyata bentuk kehidupan lain itu belum lagi ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore hari, usai melihat berita soal flu burung gue berkhayal. Jangan-jangan di sisi jagat entah di mana ada planet yang dikuasai oleh para ayam. Jadi di planet ini, para ayam hidup sebagai tuan bukan manusia. Di sini ayam memelihara manusia, makan manusia, dan ada ayam yang demen judi juga melakukan adu manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di planet yang sebut saja namanya Planet Ayam ini ada juga semacam KFC tapi namanya jadi KFP alias Kentucky Fried People. Mudah-mudahan gue gak terdampar di planet ini, serem banget. Ada juga ayam yang jualan Mie Manusia. Ayam asal lamongan jual pecel manusia. Terus bulu manusia dijadiin kemoceng, di sana juga ada kota Solo yang jual makanan khas ceker manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ayam, memelihara manusia Bangkok. Terus ada juga indomie rasa kari manusia dan berbagai makanan lain yang terbuat dari manusia. Intinya, manusia adalah makanan favorit. Yang gak ada cuma telur manusia......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di sana juga ternyata merebak wabah flu manusia dan membunuh banyak ayam. Tapi entah apa virusnya namanya H5N1 juga. Dan, hebatnya di Planet Ayam ada juga Indonesia dan sialnya Indonesia versi Planet Ayam ini juga sama dungunya gak bisa menghentikan penyebaran flu manusia.  Namun, pemerintah Indonesia vris Planet Ayam ini mengaku sukses menangani penyakit flu manusia ini. Walah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi lamunan itu gak bertahan lama. Karena ternyata pesanan pecel ayam gue sudah datang dan siap dimakan. Jadi untuk sementara gue harus kembali ke Bumi dan melupakan Planet Ayam. Kesamaannya gue tetep berada di Indonesia yang sibuk berperang melawan flu manusia..eh..flu burung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33144431-115632371332146158?l=jakarta-ervan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/feeds/115632371332146158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=33144431&amp;postID=115632371332146158' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115632371332146158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115632371332146158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/2006/08/flu-manusia-di-planet-ayam.html' title='Flu Manusia di Planet Ayam'/><author><name>ervan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10043300566113184435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33144431.post-115632260384991943</id><published>2006-08-23T00:19:00.000-07:00</published><updated>2006-08-23T01:43:23.873-07:00</updated><title type='text'>Gempa di Jakarta</title><content type='html'>Tak lama setelah Yogyakarta dan Jawa Tengah diguncang gempa, muncul kabar 'mengerikan'. Kabar itu adalah Jakarta ternyata berada di atas patahan aktif yang berpotensi gempa. Celakanya lagi, patahan aktif itu memanjang dari Ciputat melewati Sudirman-Thamrin hingga ke kawasan Kota. Ngeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang -- termasuk gue -- langsung membayangkan seperti apa rupa Jakarta jika gempa menghantam. Pasti gedung-gedung tinggi nan angkuh di jalur segi tiga emas Sudirman-Thamrin-Kuningan sebagian besar akan runtuh. Jalan-jalan layang juga bakal ambruk dan yang jelas korbannya pasti bisa mencapai  ribuan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar jika warga Jakarta khawatir, sebab sebagian dari mereka -- termasuk gue -- bekerja di kawasan bergedung tinggi di Jakarta. Sialnya, lagi gedung-gedung di Jakarta bukan seperti gedung-gedung di Jepang yang dirancang untuk menghadapi gempa. Jadi gue berharap jika terjadi gempa gue pas gak ada di kantor yang ada di lantai 15...sereeem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan memang dua kali gempa sempat mengguncang Jakarta yang menyebabkan ribuan orang yang menggantungkan nasib di gedung-gedung tinggi kalang kabut dan berserabutan meninggalkan gedung. Termasuk mereka yang bekerja satu gedung dengan kantor gue. Pada gempa pertama kebetulan gue gak di kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian gempa kedua menyusul. Kepanikan serupa kembali muncul dan lagi-lagi gue gak di kantor pada saat gempa terjadi. Waktu itu gue lagi tugas luar kota di Bandung dan gak kerasa sama sekali gempanya. Tapi kebetulan bisa sampai tiga kali atau lebih gak ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai dua gempa itu, semua orang mendiskusikan saat-saat Jakarta diguncang gempa. Dan gue bertanya pada temen-temen yang saat gempa ikut lari meninggalkan gedung lewat tangga darurat yang dirancang untuk bencana kebakaran. Pertanyaannya apakah kita bisa selamat jika gempa terjadi dan kita lari menuruni tangga darurat. Jawabannya: tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhitungannya sederhana dan gak perlu jadi ahli matematika untuk mengetahui nasib kita saat gempa terjadi dan kita berada di gedung tinggi. Temen-temen gue dari lantai 15 bilang untuk turun hingga ke lobi dibutuhkan waktu satu menit lebih. Nah, gempa itu gak perlu sampe satu menit untuk menghancurkan sesuatu. See the red line? Jadi kemungkinan kita selamat kecil banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu orang temen kantor bercerita, dia gak ikut ngungsi turun tangga ke lobi. Dia bilang, ngapain cape-cape. Udah lari, panik, berdesak-desakan dan kalau gedung runtuh tetep ketimpa juga. Jadi dia memilih duduk manis di kursinya, menyalakan komputer, mendengarkan mp3 atau lihat gambar porno sebelum langit-langit gedung menimpa. Toh akhirnya mati juga jadi buat apa cape-cape. Bener juga jalan pikiran kawan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa yang harus dilakukan saat gempa dan kita berada di gedung tinggi?&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Gak usah lari, karena percuma.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berdoa aja, semoga gempa brenti sebelum gedung elo runtuh. Kalo gedung lain sih gak apa-apa runtuh juga (egois banget deh).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan berada di gedung saat gempa berlangsung.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;Jadi jangan ada gempa di Jakarta atau mending pindah dari Jakarta aja?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33144431-115632260384991943?l=jakarta-ervan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/feeds/115632260384991943/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=33144431&amp;postID=115632260384991943' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115632260384991943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115632260384991943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/2006/08/gempa-di-jakarta.html' title='Gempa di Jakarta'/><author><name>ervan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10043300566113184435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33144431.post-115624584367668700</id><published>2006-08-22T04:06:00.000-07:00</published><updated>2006-08-22T04:24:03.713-07:00</updated><title type='text'>Orang Paling Rajin</title><content type='html'>Siapa orang paling rajin di Indonesia? Jawabannya adalah orang Jakarta.  Bagaimana bisa?&lt;br /&gt;Sebelum gue tinggal di Jakarta, gue tinggal di kota kecil nan dingin Salatiga, Jawa Tengah. Selain dingin, kota ini sangat santai dan sepi. Akibatnya, gue jadi malas (padahal memang dari dulu udah malas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebabnya gini. Misalnya gue ada janji jam 8 pagi, saking sepinya Salatiga, gue bisa bangun jam 7.30 terus mandi 10 menit, dan jalan jam 7.45. Itu aja masih sempet ngopi sama sarapan dikit. Dijamin gue gak akan telat apalagi orang yang janjian sama gue biasanya bangunnya lebih siang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bokap gue juga sama. Masuk kantor jam 7.00 teng. Eh, dari rumah baru berangkat 6.30 jalan kaki dan gak terlambat. Akhirnya, semua orang di Salatiga jadi malas dan berangkat ke mana-mana selalu mepet waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di Jakarta, semua orang jadi rajin bangun pagi. Gak hanya yang rumahnya jauh seperti di Depok, Bekasi, Tangerang, Ciputat, Cinere, Citayem, Bogor atau di manapun. Yang rumahnya di dalam kota juga bangunnya pagi. Jadi orang Jakarta itu rajin semua. Mau bukti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya gue lagi. Gue biasa pasang alarm di HP jam 7.00 karena kantor gue lumayan deket kurang lebih hanya tujuh kilo aja dari rumah.  Awalnya sih, enak juga karena gue nyaris gak pernah telat. Tapi kemudian gue pindah agak jauh dan rute jalan ke kantor juga semakin melewati daerah yang ramenya minta ampun. Solusinya gue pasang alarm jam 6.00, jadi gue semakin rajin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncaknya hari ini. Setelah weekend panjang, dan selama tiga hari Jakarta sepi dan tenang, tiba-tiba ribuan manusia berhamburan di jalanan. Sampe-sampe motor aja sulit jalan nyelip-nyelip. Udah gitu ditambahin pembangunan jalur busway yang semakin menyempitkan ruas jalan. Jadilah gue terjebak macet dan gue menghabiskan waktu di jalan hampir satu jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kantor, sebagian besar teman kerja mengeluhkan Jakarta yang tiba-tiba macetnya ruarrrr biasa ini. Memang setiap hari juga macet, tapi hari ini memang di luar dugaan.  Jadi, ternyata gue bangun jam 6.00 masih kesiangan juga, soalnya orang lain udah pada bangun dan memenuhi jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya gue berpikir apakah gue harus bangun jam 5.30? Kalau masih kalah pagi, gue bangun jam 5.00. Masih kalah, gue bangun jam 4.30. Lama-lama orang Jakarta bangun sebelum adzan subuh. Jadi bagaimanapun, orang Jakarta akan selalu menjadi orang yang paling rajin bangun pagi. Wah...gue ngantukkkkk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33144431-115624584367668700?l=jakarta-ervan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/feeds/115624584367668700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=33144431&amp;postID=115624584367668700' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115624584367668700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115624584367668700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/2006/08/orang-paling-rajin.html' title='Orang Paling Rajin'/><author><name>ervan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10043300566113184435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33144431.post-115623200129481545</id><published>2006-08-22T00:18:00.000-07:00</published><updated>2006-08-22T00:33:21.303-07:00</updated><title type='text'>Melanggar Aturan di Jakarta</title><content type='html'>Hidup di Jakarta memang susah-susah gampang. Susahnya tiap hari berhadapan sama kemacetan, orang-orang yang stres, polusi, bising dan segala sesuatu yang bisa bikin kepala pening. Gampangnya,....kalo mau gila di Jakarta gampang sekali. Kok bisa gila?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya gini, gue tiap hari berangkat kerja naik motor dari rumah gue di kawasan Rawamangun ke sekitar Bundaran HI. Nah, tiap harinya, ada ribuan motor yang berseliweran di rute gue berangkat kerja dan semuanya kepingin menjadi yang tercepat sampe ke tempat kerja masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tiap perempatan, pada saat lampu merah, ratusan motor ini menyeruak ke depan mobil-mobil yang antre. Karena tubuhnya kecil, si motor ini bisa nyelip-nyelip di antara mobil-mobil untuk sampe ke barisan paling depan. Masih kurang depan? Kadang-kadang motor-motor ini terus maju sampe lewat garis berhenti yang biasanya dibuat di dekat zebra cross.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, waktu pertama kali naik motor ke kantor, gue pingin menjadi orang yang tertib lalu lintas. Pada saat lampu menjadi merah, gue berhenti pas di belakang garis stop. Dengan berhenti sesuai aturan gitu, gue rasa gue bakal menjadi contoh buat warga Jakarta lainnya. Tapi nyatanya, angan-angan gue itu salah besar bung!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan motor yang antre di belakang gue membunyikan klaksonnya nyaris bersama-sama. Awalnya gue gak peduliin suara klakson itu, kan lampunya masih merah. Gak berapa lama, pak polisi yang ada di tengah perempatan datang menghampiri. Gue kira dia bakal negur pengendara motor yang brenti ngelewatin garis stop. Eh...dia malah berteriak...&lt;br /&gt;"Mas, majuin aja motornya," kata pak polisi sambil melambaikan tangannya meminta gue maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ragu-ragu gue majuin motor gue dan hasilnya, puluhan atau mungkin ribuan motor di belakang gue berhamburan maju nyaris berada di tengah perempatan. Begitu, lampu berubah hijau, ratusan motor itu -- termasuk motor gue -- berhambur bersamaan yang ajaibnya tak satupun bersenggolan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan hingga ke tempat kerja, gue berpikir kenapa gue ingin mengikuti aturan malah disuruh melanggar? Yang nyuruh polisi lagi. Akhirnya, gue putusin buat apa dipikirin. Besok harinya, gue udah beramai-ramai bersama ratusan pengendara motor lainnya melanggar aturan lalu lintas. Di Jakarta memang kayaknya harus melanggar aturan....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33144431-115623200129481545?l=jakarta-ervan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/feeds/115623200129481545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=33144431&amp;postID=115623200129481545' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115623200129481545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33144431/posts/default/115623200129481545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jakarta-ervan.blogspot.com/2006/08/melanggar-aturan-di-jakarta.html' title='Melanggar Aturan di Jakarta'/><author><name>ervan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10043300566113184435</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
